Yayasan Istana Merauke

Mengenal Lebih Dekat Budaya Papua di Yayasan Istana Merauke

Yayasan Istana Merauke

Profil Singkat Yayasan

Yayasan Istana Merauke terletak di Jl Pelayaran Baru, Kelurahan Maro, Kabupaten Merauke sebagai satu-satunya tempat yang menyimpan berbagai koleksi kerajinan khas Papua di Merauke. Lokasinya yang hanya 2 Km dari pusat Kota Tugu Libra ini dibangun oleh salah satu budayawan berdarah asli Jawa, Valentinus Eriza Panca Anugerah pada tahun 2004. Berdirinya Yayasan ini dilatarbelakangi oleh keinginannya  untuk terus melestarikan potensi budaya Papua melalui pemberdayaan dan pengembangan keterampilan masyarakat. Saat ini, Yayasan Istana Merauke telah memiliki sekitar lima pengrajin dan berkolaborasi dengan berbagai sanggar kerajinan yang tersebar di banyak wilayah  di Papua.

Di bangunan kayu yang artistik ini, pengunjung akan disambut dengan beragam karya seni khas Papua yang memiliki nilai historis dari budaya leluhur. Kerajinan di Yayasan Istana Merauke dibuat langsung oleh para pengrajin yang berasal dari suku-suku asli Papua seperti suku Marind, Muyu, Mappi, Asmat, dan Wamena dengan filosofi budaya yang berbeda untuk masing – masing daerah.  Selain kaya akan makna budaya, kerajinan tangan disini juga dibuat dengan memanfaatkan bahan baku dari alam, seperti biji – bijian, kulit dan batang kayu, rumput rawa, dedaunan, dan tulang hewan. Bahan-bahan tersebut kemudian dibentuk menjadi beragam souvenir seperti perhiasan (gelang, kalung, anting dan cincin), ukiran dan lukisan, hiasan dinding, dompet, noken, dan mahkota kepala dari burung. (Untuk melihat katalog klik link). Tak hanya kerajinan tangan, Yayasan ini juga menyediakan obat – obatan tradisional dari buah merah dan sarang semut (musamus) asli Papua yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Museum Budaya Yayasan Istana Merauke

Selain memproduksi kerajinan khas Papua, Yayasan Istana Merauke juga memiliki museum budaya yang menjadi tempat penyimpanan benda warisan leluhur tanah Papua seperti foto – foto sejarah suku Marind, senjata tradisional, perahu untuk upacara adat, dan noken yang pernah dipakai untuk berperang. Pengunjung juga dapat melihat rangka dan awetan hewan – hewan langka endemik Papua seperti burung Cendrawasih, rusa, buaya muara, kerangka ikan duyung, dan moncong Pari Gergaji. Berikut beberapa contoh  benda unik dan bersejarah di Museum Budaya Yayasan Istana Merauke;

[smartslider3 slider="4"]